Bayam cabut
yang disukai pasar adalah jenis betina (menurut istilah petani), yang mempunyai
ciri berbunga kecil. Masalahnya adalah, bagaimana cara menghasilkan benih
sendiri dan dapat menghasilkan sebanyak mungkin bayam betina?
Adalah Bapak Sulatin, petani dari Desa
Sugiharjo, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban yang telah menemukan cara sederhana
untuk menghasilkan benih bayam bermutu. Teknik itu diperoleh dari kebiasaan
turun-temurun, tuturnya. Beliau sangat getol membikin benih sayur sendiri,
khususnya untuk bayam, yang kemudian dinamakannya bayam Winong.
Menurut Pak Sulatin, kunci keberhasilan
perbenihan bayam itu terletak pada seleksi jenis tanaman bayam (jenis betina
dan jantan). Caranya sangat mudah dan sederhana. Tanah diolah sampai gembur dan
dicampur dengan pupuk kandang. Setelah itu benih bayam yang diperoleh dari
lokasi setempat, ditebar secara merata seperti menanam bayam pada umumnya.
